Akhir-akhir ini banyak kita temui di berbagai media seperti koran, televisi dan internet berita mengenai meledaknya tabung gas elpiji. Sudah banyak korban yang berjatuhan, baik yang memakai tabung 12 kg dan utamanya tabung 3 kg.
Ada satu hal penting yang kurang diperhatikan dalam kebijakan konversi gas yang lalu. Ketika kita handling zat atau sesuatu yang berbahaya, kebutuhan utama konsumen yang harus diperhatikan adalah safety.
Dari kasus meledaknya tabung gas elpiji ini ada pihak yang mendapatkan “berkah”nya. Yaitu sebuah perusahaan gas swasta yang kini diburu oleh konsumen yang ketakutan jika tabung gas elpijinya tiba-tiba meledak.
Perusahaan ini bisa dibilang perusahaan kreatif karena perusahaan ini jeli dalam mengambil segmen pasar khusus yang perilaku konsumennya tidak memperdulikan masalah harga.
Permintaannya naik tajam, terbukti dari sulitnya mendapatkan regulator dari agen–agennya yang sudah tersebar. Bahkan terkadang untuk mendapatkanya, seseorang harus memesan dan menunggu dalam hitungan minggu hingga bulan.
Dan kalau saya perhatikan, perusahaan ini tidak menawarkan gas mereka yang lebih hemat. Tidak juga tentang harga, seperti yang telah saya sebutkan diatas. Harga yang ditawarkan perusahaan ini jauh di atas harga gas elpiji pemerintah. Bukan juga tentang nyala api yang jauh lebih baik.
Apa yang membuat gas produksi perusahaan ini diburu oleh konsumen? Karena perusahaan ini menjawab kebutuhan utama dari konsumen elpiji saat ini yakni KEAMANAN. Dan ketika berbicara masalah yang menyangkut keamanan jiwa seseorang, maka dia akan berani membayar lebih untuk itu.
Perusahaan ini juga mampu mengkomunikasikan keunggulannya ke konsumen dengan motto yang menarik, yakni CITRA KEAMANAN MEMASAK. Sebuah janji yang diberikan dan memberikan keunggulan kompetitif karena hal tersebut tidak diberikan oleh pesaing.
Perusahaan ini juga didukung oleh infrastruktur yang kuat untuk mewujudkan janji safety-nya ke pelanggan dengan mengeluarkan regulator yang berbeda dengan regulator elpiji biasa. Regulator ini mempunyai 2 sistem pengamanan yang mencegah terjadinya kebocoran gas. Satu untuk mengunci tabung gas, satu katup yang lain berfungsi untuk menyalurkan dan menghentikan aliran gas.
Pada saat pertama kali saya menganalisa perusahaan ini, saya berpikir bahwa perusahaan ini harus lebih mengintensifkan komunikasi melalui iklan dengan menujukkan kelebihannya yakni dari sisi keamanannya.
Kemudian memperbanyak jaringan distribusinya, karena selama ini orang banyak mencari produk ini tetapi kesulitan untuk mencari agen-agennya. Tapi tentunya perusahaan ini sudah berpikir ke arah itu. Hanya saja karena meningkatnya permintaan yang di luar dari perkiraan mereka, maka perusahaan ini mungkin lebih memprioritaskan pada pengadaan infrastruktur terlebih dahulu.
Jika perusahaan ini benar-benar mampu memenuhi janji keamanannya kepada konsumen, sudah barang tentu branding merek perusahaan gas teraman akan terpatri dalam benak konsumen. Dan jika sudah dipersepsikan di benak pelanggan (mind share), tahap selanjutnya adalah memikat hati pelanggan (heart share).
Apabila branding sudah mencapai tahap ini, perusahaan tidak akan khawatir jika di masa depan ada “penumpang” yang datang meramaikan persaingan. Mengapa? Karena dia sudah memenangkan hati konsumen dengan membangun hubungan baik kepada para pelanggannya.
Kalau anda, bagaimana jika saya tanya pendapat anda tentang contoh masalah bisnis di atas ?
Education and Training center life skill course PERMATA KUSUMA BOJONEGORO.adalah suatu lembaga pendidikan yang memiliki otonomi tinggi dalam merancang proses pendidikan keahlian terkini,sesuai dengan tuntutan kerja saat ini. serta proses pendidikan lebih mengutamakan pengembangan keahlian dan ketrampilan sebagai bekal usaha.Lets Join With me in Permata Kusuma.
30 September, 2010
Focus Group Discussion Adalah…???
Focus Group Discussion merupakan salah satu metode yang bisa anda gunakan untuk melakukan riset pemasaran selain survey dan kuisioner. Orang Indonesia menyebutnya
Diskusi Kelompok Terarah.
Seperti yang anda lihat dari namanya, Focus Group Discussion atau FGD adalah media bagi sekelompok orang untuk mendiskusikan satu topik tertentu secara lebih mendalam.
Biasanya Diskusi Kelompok Terarah ini mencakup 7 – 9 orang peserta (ada yang mengatakan 9 – 12 orang peserta) yang tertarik pada satu topik atau program tertentu. Di dalamnya terdapat seorang moderator yang akan memandu peserta untuk mendiskusikan beberapa pertanyaan sesuai dengan topik yang dibicarakan.
Tapi yang perlu anda ketahui, Diskusi Kelompok Terarah berbeda dengan diskusi kelompok informal karena pembicaraan dalam diskusi kelompok terarah dipandu oleh moderator. Pertanyaan dan pembicaraan yang berlangsung harus anda tulis dengan cermat.
Artinya, di dalam Diskusi Kelompok Terarah harus tersedia buku catatan dan atau tape recorder yang anda gunakan untuk membuat semacam deskripsi dan analisa setelah diskusi berakhir. Sudah ada pandangan mengenai FGD sekarang? Ok, mari kita bahas kelebihan dan kelemahannya.
Keuntungan Diskusi Kelompok Terarah
Pertama, proses diskusi kelompok terarah ini sangat tergantung pada moderator untuk memandu proses diskusi dan menganalisa hasilnya. Kelemahan-kelemahan pada Focus Group Discussion dapat anda atasi jika sebelumnya sang moderator secara hati-hati menyusun pertanyaan panduan diskusi, melakukan ujicoba pertanyaan dan secara seksama mencatat atau merekam pernyataan serta reaksi yang muncul selama proses diskusi.
Kedua, seleksi dan mengumpulkan peserta memang bisa jadi dapat menyulitkan anda. Solusinya, anda harus mempersiapkan dan menyebarkan undangan secara hati – hati agar diskusi hanya diikuti oleh orang – orang yang benar-benar dapat berdiskusi bersama – sama. Hal itu juga untuk menghindari datangnya orang – orang yang tidak diharapkan hadir datang dan membuat suasana diskusi terganggu.
Yang jelas, anda dapat memakai FGD pada saat :
Diskusi Kelompok Terarah.
Seperti yang anda lihat dari namanya, Focus Group Discussion atau FGD adalah media bagi sekelompok orang untuk mendiskusikan satu topik tertentu secara lebih mendalam.
Biasanya Diskusi Kelompok Terarah ini mencakup 7 – 9 orang peserta (ada yang mengatakan 9 – 12 orang peserta) yang tertarik pada satu topik atau program tertentu. Di dalamnya terdapat seorang moderator yang akan memandu peserta untuk mendiskusikan beberapa pertanyaan sesuai dengan topik yang dibicarakan.
Tapi yang perlu anda ketahui, Diskusi Kelompok Terarah berbeda dengan diskusi kelompok informal karena pembicaraan dalam diskusi kelompok terarah dipandu oleh moderator. Pertanyaan dan pembicaraan yang berlangsung harus anda tulis dengan cermat.
Artinya, di dalam Diskusi Kelompok Terarah harus tersedia buku catatan dan atau tape recorder yang anda gunakan untuk membuat semacam deskripsi dan analisa setelah diskusi berakhir. Sudah ada pandangan mengenai FGD sekarang? Ok, mari kita bahas kelebihan dan kelemahannya.
Keuntungan Diskusi Kelompok Terarah
- Biaya relatif murah.
- Waktu yang digunakan cukup singkat.
- Moderator relatif dapat dilakukan oleh siapa saja dengan melakukan pelatihan pendek dan mengujicobakan menjalankan diskusi.
- Dapat digunakan untuk menggali kebiasaan, keyakinan dan penilaian dari sebuah kelompok.
- Perhatian yang penting dan mungkin tidak muncul dalam kehidupan sehari-hari, melalui diskusi kelompok ini dapat dimunculkan.
- Peserta seringkali tidak mewakili seluruh kelompok sasaran.
- Kelompok yang terlibat mungkin sulit untuk dikendalikan.
- Hasil dan kesimpulan diskusi dapat dipengaruhi oleh pandangan atau pendekatan dari moderator.
- Tidak mempunyai data statistik.
Pertama, proses diskusi kelompok terarah ini sangat tergantung pada moderator untuk memandu proses diskusi dan menganalisa hasilnya. Kelemahan-kelemahan pada Focus Group Discussion dapat anda atasi jika sebelumnya sang moderator secara hati-hati menyusun pertanyaan panduan diskusi, melakukan ujicoba pertanyaan dan secara seksama mencatat atau merekam pernyataan serta reaksi yang muncul selama proses diskusi.
Kedua, seleksi dan mengumpulkan peserta memang bisa jadi dapat menyulitkan anda. Solusinya, anda harus mempersiapkan dan menyebarkan undangan secara hati – hati agar diskusi hanya diikuti oleh orang – orang yang benar-benar dapat berdiskusi bersama – sama. Hal itu juga untuk menghindari datangnya orang – orang yang tidak diharapkan hadir datang dan membuat suasana diskusi terganggu.
Yang jelas, anda dapat memakai FGD pada saat :
- Mengumpulkan data untuk memahami apa saja kebutuhan konsumen yang akan anda pecahkan melalui produk anda sebelum anda membuat sebuah produk inovatif atau produk kreatif . Termasuk jika jenis usaha anda adalah usaha jasa.
- Melakukan ujicoba program pemasaran atau produk baru. Anda dapat menggali tanggapan dan pendapat konsumen terhadap materi iklan atau produk anda yang baru.
- Melakukan evaluasi terhadap strategi pemasaran untuk mengevaluasi pelaksanaan dan efek dari program pemasaran anda tersebut.
(sumber gambar : jmorganmarketing.com)
Ekonomi
Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Manusia sebagai makhluk sosial dan Makhluk ekonomi
Manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi pada dasarnya selalu menghadapi masalah ekonomi. Inti dari masalah ekonomi yang dihadapi manusia adalah kenyataan bahwa kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas. Beberapa faktor yang mempengaruhi sehingga jumlah kebutuhan seseorang berbeda dengan jumlah kebutuhan orang lain:- Faktor Ekonomi
- Faktor Lingkungan Sosial Budaya
- Faktor Fisik
- Faktor Pendidikan
Tindakan , Motif , dan Prinsip Ekonomi
Tindakan Ekonomi
Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :- Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
- Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.
Motif Ekonomi
Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek:- Motif Intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas kemauan sendiri.
- Motif ekstrinsik, disebut sebagi suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas dorongan orang lain.
- Motif memenuhi kebutuhan
- Motif memperoleh keuntungan
- Motif memperoleh penghargaan
- Motif memperoleh kekuasaan
- Motif sosial / menolong sesama
Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal.Psikologi anak
29 September, 2010
Dua Kata Kunci Keberhasilan Memajukan Lembaga Pendidikan
Saya sangat bersyukur, tidak sedikit orang mengatakan bahwa, saya telah berhasil dalam memimpin kampus UIN Maulana malik Ibrahim Malang. Keberhasilan itu sesungguhnya, baru hal-hal yang bersifat elementer, misalnya gedung kampusnya kelihatan bertambah baik, jumlah dosennya bertambah banyak, kelembagaannya berubah dari sekolah tinggi menjadi bentuk universitas. Demikian pula peminat menjadi mahasiswa baru setiap tahun semakin banyak, dan yang seringkali dianggap strategis adalah pengembangan system ma’had dan penyelenggaraan kuliah Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang sudah beberapa tahun dijalankan.
Atas penilaian itu, tidak sedikit pimpinan perguruan tinggi, baik dari perguruan tinggi agama Islam negeri seperti UIN, IAIN dan STAIN dari berbagai daerah datang untuk melakukan studi banding. Anggapan posisitif seperti itu juga berasal dari perguruan tinggi Islam swasta dan juga Pondok Pesantren. Bahkan selain itu, tidak sedikit pimpinan perguruan tinggi umum negeri maupun swasta dan juga perguruan tinggi agama selain Islam, seperti dari Isntitut Agama Hindu Negeri Bali, beberapa kali datang ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tamu lainnya dari Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Kristen Palangkaraya, Ambon dan STAKN Papua untuk studi banding.
Anggapan positif dari berbagai kalangan itu, menjadikan saya dan juga semua warga kampus merasa senang dan bersyukur. Ternyata apa yang dilakukan oleh semua warga UIN Maulana Malik Ibrahim UIN Maliki Malang selama ini dipandang tepat dan membawa kemajuan. Setiap tamu datang berkunjung, setelah mereka melihat langsung kegiatan dan keadaan kampus serta berdialog, akhirnya mereka selalu mengajukan pertanyaan yang nadanya mirip atau serupa, ialah tentang kunci keberhasilan itu. Saya sesungguhnya selalu rikuh menjawabnya, karena terkait dengan pribadi saya sendiri.
Semula sekedar menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, saya selalu berpikir panjang untuk mempertimbangkan, apakah patut saya sendiri menjawabnya secara terus terang. Saya selalu mempertimbangkan masak-masak, sebab khawatir ada sesuatu yang salah jika pertanyaan itu saya jawab secara terus terang. Akan tetapi, kemudian saya berpikir ulang, jika pertanyaan itu tidak saya jawab, maka bagaimana mereka tahu secara persis, sesuatu yang dibutuhkan itu. Maka, atas dasar berbagai pertimbangan, saya menjawabnya secara terus terang. Apakah jawaban dimaksud akan bisa dilaksanakan di tempat mereka itu atau tidak, saya serahkan kepada mereka yang bersangkutan.
Saya selalu mengatakan bahwa kunci keberhasilan membangun lembaga pendidikan Islam yang baru tumbuh dan berada pada taraf permulaan seperti STAIN Malang yang kini telah berubah menjadi UIN Maulana Malik Ibrahim MALIKI Malang, ada dua saja, yaitu harus ada perjuangan dan kedua ada pengorbanan. Dua kata itu harus selalu ada untuk menjadikan lembaga, masyarakat, dan bahkan juga institusi pada level yang lebih luas dan besar, misalnya Negara atau bangsa menjadi maju dan berkembang.
Rumusan dua kata kunci keberhasilan pengembangan kelembagaan itu, saya dapatkan dari renungkan secara mendalam, yaitu mengapa bangsa Indonesia dahulu berhasil merebut kemerdekaan dari penjajah. Padahal ketika itu, penjajah memiliki kekuatan yang luar biasa. Sebaliknya, kekuatan bangsa Indonesia sebagai negara yang terjajah sekian lama, saya membayangkan, amat lemah, kalah jauh bilamana dibandingkan dengan kekuatan musuh atau penjajah waktu itu. Akan tetapi, betapapun ternyata berhasil menang, mampu mengusir penjajah yang kuat itu. Saya melihat kemenangan itu disebabkan oleh karena bangsa ini, ketika itu memiliki jiwa pejuang dan pengorbanan yang luar biasa. Dua kata inilah yang menurut keyakinan saya merupakan kata kunci keberhasilan para pejuang meraih kemerdekaan. Selanjutnya, dua kata kunci itu saya gunakan sebagai bekal dan bahkan strategi untuk mengemban amanah, yaitu membesarkan UIN Maulana Malik Ibraim Malang.
Menurut hemat saya, baru pantas disebut berjuang jika dalam menunaikan amanah dilakukan sepenuh hati, ada cita-cita memberikan yang terbaik, berani menanggung resiko, tidak hanya didorong oleh upah atau imbalan berupa apapun kecuali keberhasilan itu. Dalam berjuang juga tidak menunggu hingga sarana dan prasarananya sempurna. Sebagai contoh, kita lihat misalnya seorang guru agama di pedesaan. Mereka mengajar dengan tekun sekalipun tidak tersedia sarana dan prasarana dan bahkan gaji yang cukup. Mereka tetap mengajar dalam keadaan apapun. Guru seperti ini disebut memiliki semangat berjuang. Beda dengan itu adalah birokrat di sebuah kantor, selalu mengeluh tidak bisa segera menjalankan tugas, dengan beralasan sarana kantornya tidak lengkap, anggarannya tidak cukup, dan alasan-alasan lainnya. Pejabat seperti ini, kelihatan sekali tidak memiliki semangat berjuang. Gaya kerja seperti ini tidak akan membawa hasil. Apalagi yang dipikir olehnya setiap saat, adalah hanya sebatas tunjangan, uang transport, dan fasilitas lain.
Pemimpin yang sekaligus disebut pejuang manakala ia memiliki visi atau cita-cita ke depan yang jelas. Pemimpin seperti ini digerakkan bukan oleh adanya dana yang cukup, sarana yang lengkap, staf yang memadai, atau aturan-aturan dan bahkan juga pengawasan dari atasan yang ketat. Pemimpin pejuang hanya digerakkan oleh cita-cita atau visinya. Sekalipun tidak tersedia fasilitas itu semua, pemimpin pejuang selalu berusaha keras dengan berbagai cara mengusahakannya. Jika kekurangan dana, maka pemimpin berusaha mencarinya. Kekurangan fasilitas tidak menjadi hambatan untuk berprestasi. Gambaran lebih jelas lagi-lagi, adalah apa yang dilakukan oleh pejuang kemerdekaan dulu. Dalam keadaan tidak memiliki senapan pun, mereka berperang dengan menggunakan senjata apa adanya, dan bahkan bergerilya menggunakan bambu runcing untuk menyerang musuh. Kita bisa bayangkan, apa yang akan terjadi misalnya, jika para pejuang itu baru mau berangkat perang jika DIPA atau anggarannya sudah cair.
Selain itu, keberhasilan pemimpin hanya akan diperoleh manakala ada kesediaan bekerja melebihi standar yang ditentukan dan tidak sebatas formalitas belaka. Pemimpin yang hanya bekerja sesuai dengan standar apalagi hanya ngikuti aturan formal, misalnya hadir dan pulang dari kantor sesuai dengan jadwal, menggunakan anggaran sebatas berdasarkan ketentuan formal tidak sesuai pun lalu dicocok-cocokkan agar anggaran bisa cair, dan seterusnya, maka cara berpikir dan bekerja seperti itu tidak akan membawa kemajuan. Pemimpin pejuang harus berani melakukan efisiensi dan efektivitas anggaran maupun ketenagaan. Pemimpin harus berani melakukan terobosan-terobosan dan bahkan juga memotong jarak birokrasi yang panjang, jika hal itu diperlukan.
Pemimpin yang berhasil harus berani menempatkan diri bagaikan orang yang sedang menjadi navigator kapal di laut yang sedang bergejolak. Untuk menyelamatkan kapalnya, ia harus berpikir dan bekerja keras, melakukan perhitungan untung rugi, sehingga di tengah-tengah badai pun kapalnya selamat dan nyampai di tujuan. Sebaliknya, pemimpin yang maunya hanya aman, untung dan merasa nikmat, maka lembaga yang dipimpinnya tidak akan maju. Intinya kunci keberhasilan itu adalah adanya kemauan untuk berjuang. Sekali keberhasilan pemimpin bukan hanya semata-mata didasarkan atas peraturan, pedoman, tata-tertib, juklak dan juknis tupoksi, melainkan pikiran dan semangatnya dipandu oleh visi, tanggung jawab dan semangat berjuang memajukan lembaganya, serta menyandang akhlak mulia.
Pemimpin yang hanya berharap mendapatkan tunjangan dan fasilitas cukup, apalagi kemudian fasilitas itu hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, maka jangan berharap pemimpin seperti itu mendapatkan kemajuan. Pemimpin yang berhasil manakala mereka mampu menggerakkan seluruh potensi yang ada di bawah kepemimpinannya. Sedangkan bawahan biasanya hanya mau bergerak dan ikut berjuang, manakala dipimpin oleh orang yang tulus, adil dan jujur serta bersedia memberikan ketauladanan. Di manapun jika pemimpinnya hanya mencari keuntungan dan keselamatannya sendiri, maka anak buah mereka akan bekerja setengah hati. Menurut hemat saya, yang dibutuhkan oleh bawahan, bukan hanya peraturan dan petunjuk yang disampaikan melalui kata-kata ceramah, pidato atau semacamnya, melainkan ketulusan dari para pemimpin melalui ketauladanannya.
Oleh karena itu modal kedua dari seorang pemimpin adalah pengorbanan. Pemimpin pejuang yang berhasil harus ada kesediaan untuk berkorban. Tegasnya berjuang harus diikuti oleh kesediaan berkorban. Pengorbanan itu bisa beraneka ragam bentuknya, baik pikiran, tenaga dan bahkan juga harta sekalipun. Tidak akan berhasil pemimpin yang justru hanya berkeinginan mendapatkan keuntungan material dari kepemimpinannya. Apalagi pemimpin di lembaga yang masih sedang tumbuh dan berkembang, seperti di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini. Pemimpin harus banyak berkorban untuk menunjukkan atas keikhlasan dan ketulusannya dalam memimpin.
Secara terus terang, saya terpaksa harus mengungkap kepada para pimpinan perguruan tinggi yang datang pada setiap saat ke kampus untuk studi banding. Hal yang semestinya saya rahasiakan, karena terkait dengan akhlak beramal, pengorbanan yang saya lakukan untuk kepentingan pengembangan kampus, terpaksa saya sampaikan secara terbuka dan terus terang. Untuk memajukan kampus yang sekalipun berstatus negeri , pada fase-fase awal dulu, saya pernah berniat menggadaikan rumah, sekalipun akhirnya dilarang oleh Menteri Agama; memberikan seluruh tabungan pribadi untuk membelikan rumah salah seorang karyawan yang sudah pensiun, agar pindah dari rumah dinas, memberikan tunjangan jabatan untuk modal pengadaan fasilitas kampus, memotong penghasilan 20 % setiap bulan untuk keperluan membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar SPP dan bahkan mulai akhir-akhir ini menyerahkan seluruh tunjangan rektor setiap bulan kepada Lembaga Zakat, Infaq dan Shadaqoh El Zawa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Lembaga ini didirikan untuk memberikan bantuan pada mahasiswa yang perlu mendapatkan perhatian. Dan masih banyak lagi pengorbanan bentuk lain yang terlalu panjang disebutkan.
Pengorbanan seperti itu, ternyata kemudian melahirkan kekuatan yang luar biasa untuk menggerakkan semangat berkorban, membesarkan kampus. Setelah saya mengawali memberikan apa yang saya miliki, ternyata juga segera diikuti oleh yang lain sesuai dengan kemampuannya. Para dosen, karyawan dan bahkan para wali mahasiswa ikut memberikan sumbangan pada pengembangan kampus ini. Sehingga hasilnya, beberapa fasilitas kampus seperti sebagian bangunan ma’had, beberapa rumah dinas pengasuh ma’had, tower air ma’had, bangunan masjid, gedung bisnis center, beberapa kendaraan dinas dan lain-lain, sumber pendanaanya diperoleh dari beberapa pihak sebagaimana yang saya sebutkan itu, dan bukan didapat dari pemerintah.
Menurut keyakinan saya, memajukan lembaga pendidikan yang masih berada dalam taraf pertumbuhan dan pengembangan, harus ditempuh dengan memberikan pengorbanan yang sebesar-besarnya. Cara-cara seperti itu apalagi di lembaga pemerintah, mungkin sementara orang menganggapnya berlebih-lebihan dan atau tidak lazim. Akan tetapi, hanya dengan menempuh cara-cara yang tidak lazim itu maka lembaga pendidikan Islam, semacam UIN Maulana Malik Ibrahim ini menjadi tumbuh dan berkembang. Sebaliknya, saya berkeyakinan, jika memimpin lembaga hanya menempuh cara-cara yang biasa dan lazim, apalagi dengan pendekatan formal mengikuti aturan-aturan biasa, tidak memperhatikan efisiensi dan efektivitas secara penuh dan pimpinannya tidak mau berkortban, maka sulit rasanya diperoleh kemajuan yang cepat. Akhirnya, saya katakan bahwa sesungguhnya, dua kunci keberhasilan menggerakkan lembaga pendidikan Islam, yaitu kemauan berjuang dan sekaligus berkorban. Selanjutnya, melalui renungan yang dalam, saya juga berpikir, jangan-jangan sesungguhnya pembangunan dalam lingkup besar pun, misalnya membangun negeri agar bisa lebih maju dan makmur, sesungguhnya memerlukan dua kata itu. Tapi sayangnya, dua kata indah ini seringkali tidak tampak dalam kenyataan dan bahkan seringkali terlupakan. Wallahu a’lam.
Atas penilaian itu, tidak sedikit pimpinan perguruan tinggi, baik dari perguruan tinggi agama Islam negeri seperti UIN, IAIN dan STAIN dari berbagai daerah datang untuk melakukan studi banding. Anggapan posisitif seperti itu juga berasal dari perguruan tinggi Islam swasta dan juga Pondok Pesantren. Bahkan selain itu, tidak sedikit pimpinan perguruan tinggi umum negeri maupun swasta dan juga perguruan tinggi agama selain Islam, seperti dari Isntitut Agama Hindu Negeri Bali, beberapa kali datang ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tamu lainnya dari Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Kristen Palangkaraya, Ambon dan STAKN Papua untuk studi banding.
Anggapan positif dari berbagai kalangan itu, menjadikan saya dan juga semua warga kampus merasa senang dan bersyukur. Ternyata apa yang dilakukan oleh semua warga UIN Maulana Malik Ibrahim UIN Maliki Malang selama ini dipandang tepat dan membawa kemajuan. Setiap tamu datang berkunjung, setelah mereka melihat langsung kegiatan dan keadaan kampus serta berdialog, akhirnya mereka selalu mengajukan pertanyaan yang nadanya mirip atau serupa, ialah tentang kunci keberhasilan itu. Saya sesungguhnya selalu rikuh menjawabnya, karena terkait dengan pribadi saya sendiri.
Semula sekedar menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, saya selalu berpikir panjang untuk mempertimbangkan, apakah patut saya sendiri menjawabnya secara terus terang. Saya selalu mempertimbangkan masak-masak, sebab khawatir ada sesuatu yang salah jika pertanyaan itu saya jawab secara terus terang. Akan tetapi, kemudian saya berpikir ulang, jika pertanyaan itu tidak saya jawab, maka bagaimana mereka tahu secara persis, sesuatu yang dibutuhkan itu. Maka, atas dasar berbagai pertimbangan, saya menjawabnya secara terus terang. Apakah jawaban dimaksud akan bisa dilaksanakan di tempat mereka itu atau tidak, saya serahkan kepada mereka yang bersangkutan.
Saya selalu mengatakan bahwa kunci keberhasilan membangun lembaga pendidikan Islam yang baru tumbuh dan berada pada taraf permulaan seperti STAIN Malang yang kini telah berubah menjadi UIN Maulana Malik Ibrahim MALIKI Malang, ada dua saja, yaitu harus ada perjuangan dan kedua ada pengorbanan. Dua kata itu harus selalu ada untuk menjadikan lembaga, masyarakat, dan bahkan juga institusi pada level yang lebih luas dan besar, misalnya Negara atau bangsa menjadi maju dan berkembang.
Rumusan dua kata kunci keberhasilan pengembangan kelembagaan itu, saya dapatkan dari renungkan secara mendalam, yaitu mengapa bangsa Indonesia dahulu berhasil merebut kemerdekaan dari penjajah. Padahal ketika itu, penjajah memiliki kekuatan yang luar biasa. Sebaliknya, kekuatan bangsa Indonesia sebagai negara yang terjajah sekian lama, saya membayangkan, amat lemah, kalah jauh bilamana dibandingkan dengan kekuatan musuh atau penjajah waktu itu. Akan tetapi, betapapun ternyata berhasil menang, mampu mengusir penjajah yang kuat itu. Saya melihat kemenangan itu disebabkan oleh karena bangsa ini, ketika itu memiliki jiwa pejuang dan pengorbanan yang luar biasa. Dua kata inilah yang menurut keyakinan saya merupakan kata kunci keberhasilan para pejuang meraih kemerdekaan. Selanjutnya, dua kata kunci itu saya gunakan sebagai bekal dan bahkan strategi untuk mengemban amanah, yaitu membesarkan UIN Maulana Malik Ibraim Malang.
Menurut hemat saya, baru pantas disebut berjuang jika dalam menunaikan amanah dilakukan sepenuh hati, ada cita-cita memberikan yang terbaik, berani menanggung resiko, tidak hanya didorong oleh upah atau imbalan berupa apapun kecuali keberhasilan itu. Dalam berjuang juga tidak menunggu hingga sarana dan prasarananya sempurna. Sebagai contoh, kita lihat misalnya seorang guru agama di pedesaan. Mereka mengajar dengan tekun sekalipun tidak tersedia sarana dan prasarana dan bahkan gaji yang cukup. Mereka tetap mengajar dalam keadaan apapun. Guru seperti ini disebut memiliki semangat berjuang. Beda dengan itu adalah birokrat di sebuah kantor, selalu mengeluh tidak bisa segera menjalankan tugas, dengan beralasan sarana kantornya tidak lengkap, anggarannya tidak cukup, dan alasan-alasan lainnya. Pejabat seperti ini, kelihatan sekali tidak memiliki semangat berjuang. Gaya kerja seperti ini tidak akan membawa hasil. Apalagi yang dipikir olehnya setiap saat, adalah hanya sebatas tunjangan, uang transport, dan fasilitas lain.
Pemimpin yang sekaligus disebut pejuang manakala ia memiliki visi atau cita-cita ke depan yang jelas. Pemimpin seperti ini digerakkan bukan oleh adanya dana yang cukup, sarana yang lengkap, staf yang memadai, atau aturan-aturan dan bahkan juga pengawasan dari atasan yang ketat. Pemimpin pejuang hanya digerakkan oleh cita-cita atau visinya. Sekalipun tidak tersedia fasilitas itu semua, pemimpin pejuang selalu berusaha keras dengan berbagai cara mengusahakannya. Jika kekurangan dana, maka pemimpin berusaha mencarinya. Kekurangan fasilitas tidak menjadi hambatan untuk berprestasi. Gambaran lebih jelas lagi-lagi, adalah apa yang dilakukan oleh pejuang kemerdekaan dulu. Dalam keadaan tidak memiliki senapan pun, mereka berperang dengan menggunakan senjata apa adanya, dan bahkan bergerilya menggunakan bambu runcing untuk menyerang musuh. Kita bisa bayangkan, apa yang akan terjadi misalnya, jika para pejuang itu baru mau berangkat perang jika DIPA atau anggarannya sudah cair.
Selain itu, keberhasilan pemimpin hanya akan diperoleh manakala ada kesediaan bekerja melebihi standar yang ditentukan dan tidak sebatas formalitas belaka. Pemimpin yang hanya bekerja sesuai dengan standar apalagi hanya ngikuti aturan formal, misalnya hadir dan pulang dari kantor sesuai dengan jadwal, menggunakan anggaran sebatas berdasarkan ketentuan formal tidak sesuai pun lalu dicocok-cocokkan agar anggaran bisa cair, dan seterusnya, maka cara berpikir dan bekerja seperti itu tidak akan membawa kemajuan. Pemimpin pejuang harus berani melakukan efisiensi dan efektivitas anggaran maupun ketenagaan. Pemimpin harus berani melakukan terobosan-terobosan dan bahkan juga memotong jarak birokrasi yang panjang, jika hal itu diperlukan.
Pemimpin yang berhasil harus berani menempatkan diri bagaikan orang yang sedang menjadi navigator kapal di laut yang sedang bergejolak. Untuk menyelamatkan kapalnya, ia harus berpikir dan bekerja keras, melakukan perhitungan untung rugi, sehingga di tengah-tengah badai pun kapalnya selamat dan nyampai di tujuan. Sebaliknya, pemimpin yang maunya hanya aman, untung dan merasa nikmat, maka lembaga yang dipimpinnya tidak akan maju. Intinya kunci keberhasilan itu adalah adanya kemauan untuk berjuang. Sekali keberhasilan pemimpin bukan hanya semata-mata didasarkan atas peraturan, pedoman, tata-tertib, juklak dan juknis tupoksi, melainkan pikiran dan semangatnya dipandu oleh visi, tanggung jawab dan semangat berjuang memajukan lembaganya, serta menyandang akhlak mulia.
Pemimpin yang hanya berharap mendapatkan tunjangan dan fasilitas cukup, apalagi kemudian fasilitas itu hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, maka jangan berharap pemimpin seperti itu mendapatkan kemajuan. Pemimpin yang berhasil manakala mereka mampu menggerakkan seluruh potensi yang ada di bawah kepemimpinannya. Sedangkan bawahan biasanya hanya mau bergerak dan ikut berjuang, manakala dipimpin oleh orang yang tulus, adil dan jujur serta bersedia memberikan ketauladanan. Di manapun jika pemimpinnya hanya mencari keuntungan dan keselamatannya sendiri, maka anak buah mereka akan bekerja setengah hati. Menurut hemat saya, yang dibutuhkan oleh bawahan, bukan hanya peraturan dan petunjuk yang disampaikan melalui kata-kata ceramah, pidato atau semacamnya, melainkan ketulusan dari para pemimpin melalui ketauladanannya.
Oleh karena itu modal kedua dari seorang pemimpin adalah pengorbanan. Pemimpin pejuang yang berhasil harus ada kesediaan untuk berkorban. Tegasnya berjuang harus diikuti oleh kesediaan berkorban. Pengorbanan itu bisa beraneka ragam bentuknya, baik pikiran, tenaga dan bahkan juga harta sekalipun. Tidak akan berhasil pemimpin yang justru hanya berkeinginan mendapatkan keuntungan material dari kepemimpinannya. Apalagi pemimpin di lembaga yang masih sedang tumbuh dan berkembang, seperti di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini. Pemimpin harus banyak berkorban untuk menunjukkan atas keikhlasan dan ketulusannya dalam memimpin.
Secara terus terang, saya terpaksa harus mengungkap kepada para pimpinan perguruan tinggi yang datang pada setiap saat ke kampus untuk studi banding. Hal yang semestinya saya rahasiakan, karena terkait dengan akhlak beramal, pengorbanan yang saya lakukan untuk kepentingan pengembangan kampus, terpaksa saya sampaikan secara terbuka dan terus terang. Untuk memajukan kampus yang sekalipun berstatus negeri , pada fase-fase awal dulu, saya pernah berniat menggadaikan rumah, sekalipun akhirnya dilarang oleh Menteri Agama; memberikan seluruh tabungan pribadi untuk membelikan rumah salah seorang karyawan yang sudah pensiun, agar pindah dari rumah dinas, memberikan tunjangan jabatan untuk modal pengadaan fasilitas kampus, memotong penghasilan 20 % setiap bulan untuk keperluan membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan membayar SPP dan bahkan mulai akhir-akhir ini menyerahkan seluruh tunjangan rektor setiap bulan kepada Lembaga Zakat, Infaq dan Shadaqoh El Zawa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Lembaga ini didirikan untuk memberikan bantuan pada mahasiswa yang perlu mendapatkan perhatian. Dan masih banyak lagi pengorbanan bentuk lain yang terlalu panjang disebutkan.
Pengorbanan seperti itu, ternyata kemudian melahirkan kekuatan yang luar biasa untuk menggerakkan semangat berkorban, membesarkan kampus. Setelah saya mengawali memberikan apa yang saya miliki, ternyata juga segera diikuti oleh yang lain sesuai dengan kemampuannya. Para dosen, karyawan dan bahkan para wali mahasiswa ikut memberikan sumbangan pada pengembangan kampus ini. Sehingga hasilnya, beberapa fasilitas kampus seperti sebagian bangunan ma’had, beberapa rumah dinas pengasuh ma’had, tower air ma’had, bangunan masjid, gedung bisnis center, beberapa kendaraan dinas dan lain-lain, sumber pendanaanya diperoleh dari beberapa pihak sebagaimana yang saya sebutkan itu, dan bukan didapat dari pemerintah.
Menurut keyakinan saya, memajukan lembaga pendidikan yang masih berada dalam taraf pertumbuhan dan pengembangan, harus ditempuh dengan memberikan pengorbanan yang sebesar-besarnya. Cara-cara seperti itu apalagi di lembaga pemerintah, mungkin sementara orang menganggapnya berlebih-lebihan dan atau tidak lazim. Akan tetapi, hanya dengan menempuh cara-cara yang tidak lazim itu maka lembaga pendidikan Islam, semacam UIN Maulana Malik Ibrahim ini menjadi tumbuh dan berkembang. Sebaliknya, saya berkeyakinan, jika memimpin lembaga hanya menempuh cara-cara yang biasa dan lazim, apalagi dengan pendekatan formal mengikuti aturan-aturan biasa, tidak memperhatikan efisiensi dan efektivitas secara penuh dan pimpinannya tidak mau berkortban, maka sulit rasanya diperoleh kemajuan yang cepat. Akhirnya, saya katakan bahwa sesungguhnya, dua kunci keberhasilan menggerakkan lembaga pendidikan Islam, yaitu kemauan berjuang dan sekaligus berkorban. Selanjutnya, melalui renungan yang dalam, saya juga berpikir, jangan-jangan sesungguhnya pembangunan dalam lingkup besar pun, misalnya membangun negeri agar bisa lebih maju dan makmur, sesungguhnya memerlukan dua kata itu. Tapi sayangnya, dua kata indah ini seringkali tidak tampak dalam kenyataan dan bahkan seringkali terlupakan. Wallahu a’lam.
Kunci Sukses: Keseimbangan Otak Kanan – Otak Kiri
Tulisan ini terinspirasi dari diri saya sendiri. Dari pengalaman-pengalaman saya saat berusaha untuk mengenali diri sendiri.

Seperti kita ketahui bersama otak kita ini – otak manusia – oleh kebanyakan orang dibagi menjadi dua bagian yaitu otak kanan dan otak kiri, secara ilmiah katanya, dan gue termasuk ke dalam kebanyakan orang itu. Konon katanya kenapa otak kita yang merupakan karunia Allah SWT ini kita bagi menjadi dua bagian adalah karena dua bagian otak tersebut memiliki fungsi yang berbeda.
Otak kanan biasa diidentikkan tentang kreatifitas, dan memang benar fungsi dari otak kanan ini adalah untuk mengurusi proses berpikir kreatif manusia, contohnya adalah kemampuan komunikasi (lingusitik). Cara kerja otak kanan ini biasanya tidak terstruktur, dan cenderung tidak memikirkan hal-hal yang terlalu mendetail. Contoh orang yang mengandalkan otak kanannya dibandingkan otak kirinya adalah seniman.
Sedangkan otak kiri biasa diidentikkan dengan kecerdasan analitik. Maksudnya otak kanan kita ini terkait dengan kemampuan matematis dan kemampuan berpikir sistematis seseorang. Contohnya kemampuan menyelesaikan soal matematika. Cara kerja otak ini sangat rapi, terstruktur dan sistematis. Biasanya otak kiri ini sangat bermanfaat saat digunakan untuk memahami hal-hal yang kompleks dan perlu pemikiran yang mendetail. Orang yang biasanya lebih mengandalkan otak kiri adalah seorang peneliti atau scientist.
Tapi hati-hati jangan terlalu memporsir kerja salah satu bagian otak saja. Karena mungkin akan menyebabkan kerja batian otak yang satunya tidak optimal. Gw suka menyebutnya artropi otak kanan atau artropi otak kiri. Yah, setidaknya hal itu yang pernah gue rasakan. FYI istilah artropi biasanya digunakan untuk pengecilan otot yang jarang dipakai.
Mau artropi otak kanan maupun artropi otak kiri pernah gue alamin. Dua kejadian itu gue alamin selama hidup gue. Gue coba ceritain yang artropi otak kanan dulu, soalnya itu yang paling lama. Sejak gue SD kayaknya gue udah mengidap penyakit ini. Orang yang artropi otak kanan biasanya disebabkan otak kirinya yang terlalu dominan. Ciri-cirinya adalah pertama dia pinter banget matematika atau pelajaran-pelajaran yang sifatnya sistematis. Kedua orangnya biasanya rada-rada nggak gaul dan biasanya emang agak takut untuk bergaul. Ketiga lebih cenderung menyukai hal-hal yang berbau teknis dan eksak ketimbang berpikir kreatif. Kalau loe mempunyai ciri-ciri tersebut hati-hati, loe udah terjangkit artropi otak kanan. Gue sendiri mengalami hal ini sejak SD sampai gue lulus SMA dan kuliah di Fasilkom UI semester ke-3.
Sejak semester ke-4 gue udah mulai gerah dengan menjadi orang yang nggak gaul. Sedikit demi sedikit gue mulai meningkatkan kekuatan otak kanan gue. Tapi lagi-lagi gue nggak hati-hati karena gue terlalu asik dengan meningkatkan kemampuan otak kanan gue, gue melupakan si otak kanan, hal ini ditandai dengan semakin turunnya IP gw di kampus yang tadinya 3.46, nyaris cum laude kan, sekarang sisa tinggal 3.25, parah banget kan. Ciri-ciri lain orang yang terkena artropi otak kiri adalah biasanya orangnya males berpikir hal-hal yang mendetail dan cenderung suka yang garis-garis besar saja. Satu lagi ciri-ciri lain adalah biasanya orang yang terkena artropi otak kiri lebih cenderung suka tidur (banyak tidur).
Gue sekarang berada di akhir semester 6, dan gue baru sadar kalau untuk sukses gue harus menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri agar tidak timpang salah satu.
Seperti kita ketahui bersama otak kita ini – otak manusia – oleh kebanyakan orang dibagi menjadi dua bagian yaitu otak kanan dan otak kiri, secara ilmiah katanya, dan gue termasuk ke dalam kebanyakan orang itu. Konon katanya kenapa otak kita yang merupakan karunia Allah SWT ini kita bagi menjadi dua bagian adalah karena dua bagian otak tersebut memiliki fungsi yang berbeda.
Otak kanan biasa diidentikkan tentang kreatifitas, dan memang benar fungsi dari otak kanan ini adalah untuk mengurusi proses berpikir kreatif manusia, contohnya adalah kemampuan komunikasi (lingusitik). Cara kerja otak kanan ini biasanya tidak terstruktur, dan cenderung tidak memikirkan hal-hal yang terlalu mendetail. Contoh orang yang mengandalkan otak kanannya dibandingkan otak kirinya adalah seniman.
Sedangkan otak kiri biasa diidentikkan dengan kecerdasan analitik. Maksudnya otak kanan kita ini terkait dengan kemampuan matematis dan kemampuan berpikir sistematis seseorang. Contohnya kemampuan menyelesaikan soal matematika. Cara kerja otak ini sangat rapi, terstruktur dan sistematis. Biasanya otak kiri ini sangat bermanfaat saat digunakan untuk memahami hal-hal yang kompleks dan perlu pemikiran yang mendetail. Orang yang biasanya lebih mengandalkan otak kiri adalah seorang peneliti atau scientist.
Tapi hati-hati jangan terlalu memporsir kerja salah satu bagian otak saja. Karena mungkin akan menyebabkan kerja batian otak yang satunya tidak optimal. Gw suka menyebutnya artropi otak kanan atau artropi otak kiri. Yah, setidaknya hal itu yang pernah gue rasakan. FYI istilah artropi biasanya digunakan untuk pengecilan otot yang jarang dipakai.
Mau artropi otak kanan maupun artropi otak kiri pernah gue alamin. Dua kejadian itu gue alamin selama hidup gue. Gue coba ceritain yang artropi otak kanan dulu, soalnya itu yang paling lama. Sejak gue SD kayaknya gue udah mengidap penyakit ini. Orang yang artropi otak kanan biasanya disebabkan otak kirinya yang terlalu dominan. Ciri-cirinya adalah pertama dia pinter banget matematika atau pelajaran-pelajaran yang sifatnya sistematis. Kedua orangnya biasanya rada-rada nggak gaul dan biasanya emang agak takut untuk bergaul. Ketiga lebih cenderung menyukai hal-hal yang berbau teknis dan eksak ketimbang berpikir kreatif. Kalau loe mempunyai ciri-ciri tersebut hati-hati, loe udah terjangkit artropi otak kanan. Gue sendiri mengalami hal ini sejak SD sampai gue lulus SMA dan kuliah di Fasilkom UI semester ke-3.
Sejak semester ke-4 gue udah mulai gerah dengan menjadi orang yang nggak gaul. Sedikit demi sedikit gue mulai meningkatkan kekuatan otak kanan gue. Tapi lagi-lagi gue nggak hati-hati karena gue terlalu asik dengan meningkatkan kemampuan otak kanan gue, gue melupakan si otak kanan, hal ini ditandai dengan semakin turunnya IP gw di kampus yang tadinya 3.46, nyaris cum laude kan, sekarang sisa tinggal 3.25, parah banget kan. Ciri-ciri lain orang yang terkena artropi otak kiri adalah biasanya orangnya males berpikir hal-hal yang mendetail dan cenderung suka yang garis-garis besar saja. Satu lagi ciri-ciri lain adalah biasanya orang yang terkena artropi otak kiri lebih cenderung suka tidur (banyak tidur).
Gue sekarang berada di akhir semester 6, dan gue baru sadar kalau untuk sukses gue harus menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri agar tidak timpang salah satu.
28 September, 2010
ILMU SUKSES
Selamat datang di satu-satunya website Indonesia yang mengajarkan kunci sukses hidup kepada semua orang dengan gratis. Mengajarkan ilmu "mengail" di danau kehidupan ini tanpa memungut uang sekolah. Jadi selain selamat datang, kami ucapkan juga "SELAMAT", karena kunci sukses hidup yang Anda cari telah Anda temukan.
Hari berlalu tanpa bisa Anda hentikan. Umur Anda pun terus bertambah, yang itu berarti masa hidup Anda di planet ini makin berkurang. Bukankah sudah saatnya Anda menikmati kesuksesan dalam kehidupan Anda, sekarang juga? Bukan nanti bila sudah renta?
Hidup ini indah dan diciptakan untuk kita nikmati. Bila mengetahui rahasia dan memiliki kuncinya, kehidupan sukses total bisa Anda nikmati. Siapapun Anda. Semua manusia diciptakan agar sukses di semua aspek kehidupannya, sampai saat mereka "kembali" nanti. Tidak ada orang yang ditakdirkan miskin atau menderita.
Tetapi, apakah Anda juga menikmati hidup Anda?
Apakah Anda bisa dengan gembira mengatakan, "Ya, saya sekarang sudah sukses. Hidup ini indah luar biasa dan segalanya mudah bagi saya", atau "Saya memiliki kunci sukses hidup yang saya perlukan"?
“Sistem Sukses Total menempatkan Law of Attraction pada konteksnya, menjelaskan-
nya dengan tuntas, memakai bahasa yang sederhana dan ilustrasi yang sangat mudah dipahami. Terbuka mata saya bahwa sebenarnya Law of Attraction itu bersumber dan merupakan bagian dari ajaran agama saya.” --- Yusuf, Sby.Bila Anda juga seperti kebanyakan orang, yaitu hidup sebagai orang kebanyakan saja, maka mungkin salah satu masalah ini juga Anda alami:
Apakah Anda merasa seperti terus menerus bekerja keras mengejar mimpi yang tak juga kunjung tergapai?
Atau singkatnya:

Mobil MewahNah, apakah menurut definisi ini Anda sudah sukses total?
Menurut definisi ini pula, jelas tidak ada orang yang tidak menginginkan menjadi sukses total dalam kehidupannya.

Kesehatan Jasmani RohaniTidak hanya ia bisa menikmati kelimpahan materi dalam segala macam bentuknya, seperti rumah megah, mobil mewah, uang berlimpah, karir wah, dan sebagainya, tetapi juga kesehatan jiwa dan raga, ketenangan batin, kebahagiaan dan pencerahan spiritual.
Semua orang pasti menginginkannya.
Ya, semua orang BISA SUKSES. Siapapun Anda. Tidak peduli berasal dari mana. Agama apa. Dari suku apa. Bagaimana masa kecilnya. Apa pekerjaannya. Sudah beranak lima atau masih jomblo. Lelaki, perempuan atau setengah-setengah :P. Umur 17 atau 71. Lulusan S3 atau tidak pernah makan sekolahan. Apakah statusnya besok mau makan siapa atau bakal dimakan siapa...he..he..he..
Semua faktor ini tidak akan mempengaruhi keberhasilan Anda, selama Anda memahami dan menerapkan kunci sukses hidup yang kami ajarkan, Anda bisa sukses. Dan bagi yang merasa sudah sukses, Anda bisa lebih sukses lagi.
Website kami ini lain. Kami ajarkan cara untuk sukses lebih dahulu, tanpa bayar sepeserpun...
Kalau nantinya Anda memutuskan membeli produk kami atau memberikan sedikit donasi untuk membantu kelangsungan hidup website ini, Anda bisa, tetapi saya ingin melihat Anda sukses lebih dahulu agar bisa melakukan itu.
Jadi jangan tunda lagi. Hidup ini indah. Kekayaan Tuhan tersedia di mana-mana untuk kita nikmati. Tetapi, bila Anda tidak merasa mendapat bagian yang adil dari kekayaan Tuhan ini, maka telusuri situs Kunci Sukses Hidup kami.
Tiap halamannya dirancang untuk mengajarkan rahasia sukses setuntas dan segamblang mungkin. Kunci sukses hidup yang dijabarkan dengan bahasa sederhana disertai contoh dan ilustrasi yang mudah dicerna.
Tahukah Anda, kunci sukses hidup yang kami ajarkan di website ini sebenarnya sudah sangat tua usianya? Jurus-jurus sukses tersebut didasarkan pada hukum-hukum Universal/Semesta (Universal Laws) yang diciptakan-Nya seiring penciptaan jagad raya ini. Dan semua hukum ini berlaku tetap dan mengikat semua, siapa saja. Tanpa kecuali.
Karenanya, mereka yang sukses seribu tahun lalu, menerapkan kunci sukses hidup yang sama dengan yang digunakan mereka yang sukses saat ini atau nanti, meskipun mereka mungkin tidak mengetahuinya.

Kelimpahan dalam Hidup
(image copyrighted by:
www.lawofattractionecards.com)Ini ironisnya kunci hidup sukses total. Ia universal dan sudah sangat tua, tetapi tidak banyak dipahami orang. Lihat saja sekeliling Anda, lihat betapa banyak orang yang masih hidup dalam penderitaan walaupun bumi Tuhan melimpah ruah dengan kekayaan.
Padahal, prinsip dasar menikmati hidup sukses itu mudah, sederhana dan sangat ampuh, sehingga, tidak ada alasan untuk siapapun untuk tidak bisa sukses dalam hidup mereka.
Sudah saatnya mimpi Anda terwujud. Tidak peduli kondisi di luar sana sedang krisis, resesi atau apa. Kesuksesan Anda tidak perlu terpengaruh oleh hal-hal tersebut, karena Anda telah memiliki "Kunci Sukses Hidup" itu.
Jadi, telusuri website "Kunci Sukses Hidup" kami ini, baca materi-materinya, pahami, dan yang terpenting TERAPKAN. Bila Anda terapkan dengan benar semua Kunci Sukses Hidup yang diajarkan website ini, maka kesuksesan Anda dijamin oleh hukum semesta (Universal Laws).
Silahkan mulai dengan kunci sukses hidup Anda yang pertama, yaitu mengetahui apa yang Anda cari. Apa definisi sukses itu?
Jurus dan Ilmu Sukses Total akan membantu Anda menikmati kesuksesan luar biasa di segala aspek kehidupan. Apapun yang menjadi impian Anda dalam hidup ini bisa menjadi kenyataan.
Siapapun Anda bisa Sukses sekarang juga! Karena kalau tidak sekarang, kapan lagi?
Hari berlalu tanpa bisa Anda hentikan. Umur Anda pun terus bertambah, yang itu berarti masa hidup Anda di planet ini makin berkurang. Bukankah sudah saatnya Anda menikmati kesuksesan dalam kehidupan Anda, sekarang juga? Bukan nanti bila sudah renta?
Hidup ini indah dan diciptakan untuk kita nikmati. Bila mengetahui rahasia dan memiliki kuncinya, kehidupan sukses total bisa Anda nikmati. Siapapun Anda. Semua manusia diciptakan agar sukses di semua aspek kehidupannya, sampai saat mereka "kembali" nanti. Tidak ada orang yang ditakdirkan miskin atau menderita.
Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang ditentukan.
~ Qur'an: Al A'raf: 24 ~
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia.
~ Qur'an: Al Hajj: 65 ~
Tetapi, apakah Anda juga menikmati hidup Anda?
Apakah Anda bisa dengan gembira mengatakan, "Ya, saya sekarang sudah sukses. Hidup ini indah luar biasa dan segalanya mudah bagi saya", atau "Saya memiliki kunci sukses hidup yang saya perlukan"?
- Bila Anda sakit, tahukah Anda cara agar bisa sembuh dan sehat kembali? (dan saya tidak membicarakan obat atau dokter di sini).
- Bila Anda berpenghasilan kecil, tahukah Anda cara meningkatkan penghasilan berlipat ganda? (dan saya tidak akan bicara tentang mencari pekerjaan/bisnis sampingan yang juga menguras tenaga).
- Bila Anda belum punya tempat tinggal, tahukah Anda bagaimana bisa memiliki rumah sendiri? (dan saya tidak bicara tentang menunggu warisan dari orang tua, lho...)
- Bila Anda terlahir miskin, bagaimana mengubah nasib Anda tersebut? (Dan bukan dengan mencari jodoh anak konglomerat :P ..).
- Bila uang Anda sedikit atau pas-pasan, diinvestasikan dalam bentuk apa agar mendapatkan hasil kembali yang luar biasa besarnya? (bukan dengan cara menjadi lintah darat kejam, lho. Bukan. Haram itu...).
- Anda adalah orang yang rajin, pekerja keras, ulet, jujur dan berkemauan tinggi. Anda juga berpendidikan dan berdisiplin tinggi. Tetapi kehidupan Anda tidak memuaskan dan Anda tidak tahu di mana salahnya.
Kata Pembaca
“Akhirnya saya ketemu sistem sukses yang menempatkan Tuhan pada posisi seharusnya, sebagai sumber segalanya. Sungguh indah, sistem sukses yang berlandaskan akidah dan iman pada Tuhan. Luar biasa, saya belum pernah bertemu sistem sukses seperti ini. ” --- Sita, Bandung.“Sistem Sukses Total menempatkan Law of Attraction pada konteksnya, menjelaskan-
nya dengan tuntas, memakai bahasa yang sederhana dan ilustrasi yang sangat mudah dipahami. Terbuka mata saya bahwa sebenarnya Law of Attraction itu bersumber dan merupakan bagian dari ajaran agama saya.” --- Yusuf, Sby.
- Gaji kecil, atau pas-pasan saja, selalu kalah dengan kenaikan harga kebutuhan hidup.
- Terjebak dalam pekerjaan yang tidak sesuai dengan minat dan impian.
- Atau sebaliknya, terjebak dalam pengangguran berkepanjangan.
- Hidup penuh masalah atau konflik, baik dengan diri sendiri, teman, keluarga, tetangga atau dengan bahkan yang orang tidak dikenal.
- Banyak hal yang Anda inginkan rasanya seperti jauh dari jangkauan.
- Terlilit hutang di mana-mana, kartu kredit, cicilan rumah atau kendaraan, pinjaman bank dsb. yang menguras habis semua gaji Anda untuk membayarnya setiap bulan.
Apakah Anda merasa seperti terus menerus bekerja keras mengejar mimpi yang tak juga kunjung tergapai?
Atau singkatnya:
Bila menginginkan sesuatu, tahukah Anda kunci untuk mendapatkannya?
Serta bila mendapatkan masalah dalam bentuk apapun, tahukah Anda rahasia untuk mendapatkan pertolongan dan jalan keluarnya?
Inilah kunci sukses hidup yang kami ajarkan di website ini.
Serta bila mendapatkan masalah dalam bentuk apapun, tahukah Anda rahasia untuk mendapatkan pertolongan dan jalan keluarnya?
Inilah kunci sukses hidup yang kami ajarkan di website ini.
Definisi Sukses Total
Secara singkat, website ini mendefinisikan sukses total sebagai: "kemampuan menikmati hidup dengan selengkap-lengkapnya karena mengetahui CARA untuk mendapatkan, menjadi dan melakukan semua yang Anda inginkan,
sehingga bisa menjalani hidup yang penuh makna sesuai dengan tujuan hidup dan impian Anda"
sehingga bisa menjalani hidup yang penuh makna sesuai dengan tujuan hidup dan impian Anda"
Mobil Mewah
Menurut definisi ini pula, jelas tidak ada orang yang tidak menginginkan menjadi sukses total dalam kehidupannya.
Kesehatan Jasmani Rohani
Semua orang pasti menginginkannya.
Dan berita gembiranya, semua orang bisa.
“ Luar biasa! Sistem Sukses Total ini menggabungkan kekuatan semua sistem lain yang pernah saya pelajari: LOA, EFT, NLP, Afirmasi, Silva Method, Sedona. Semua sistem tersebut kadang berhasil, kadang tidak. Tapi Sistem Sukses Total selalu ampuh setiap saat. Tidak pernah meleset.
Belajar kunci sukses hidup yang sangat sederhana ini sama dengan mendatangi seminar sukses yang harganya jutaan rupiah. ” --- Pram, Serang.
Belajar kunci sukses hidup yang sangat sederhana ini sama dengan mendatangi seminar sukses yang harganya jutaan rupiah. ” --- Pram, Serang.
Ya, semua orang BISA SUKSES. Siapapun Anda. Tidak peduli berasal dari mana. Agama apa. Dari suku apa. Bagaimana masa kecilnya. Apa pekerjaannya. Sudah beranak lima atau masih jomblo. Lelaki, perempuan atau setengah-setengah :P. Umur 17 atau 71. Lulusan S3 atau tidak pernah makan sekolahan. Apakah statusnya besok mau makan siapa atau bakal dimakan siapa...he..he..he..
Semua faktor ini tidak akan mempengaruhi keberhasilan Anda, selama Anda memahami dan menerapkan kunci sukses hidup yang kami ajarkan, Anda bisa sukses. Dan bagi yang merasa sudah sukses, Anda bisa lebih sukses lagi.
Ilmu Sukses Hidup Gratis
Semua website yang menjanjikan kesuksesan di luar sana, ujung-ujungnya akan meminta Anda untuk membeli sesuatu lebih dahulu agar Anda bisa sukses. "Anda beli ini maka Anda akan sukses..." (katanya...).Website kami ini lain. Kami ajarkan cara untuk sukses lebih dahulu, tanpa bayar sepeserpun...
Kalau nantinya Anda memutuskan membeli produk kami atau memberikan sedikit donasi untuk membantu kelangsungan hidup website ini, Anda bisa, tetapi saya ingin melihat Anda sukses lebih dahulu agar bisa melakukan itu.
Kunci Sukses Hidup yg akan Anda pelajari:
- Apakah rahasia terbesar untuk mendapatkan kekayaan itu, serta kalau sudah mendapatkannya, bagaimana mempertahankannya?
- Apakah sebenarnya tugas hidup manusia itu? Apakah benar kita tidak boleh mengejar dan menginginkan kekayaan?
- Bagaimana memastikan agar kesialan atau nasib buruk menjauh dari kehidupan kita, dan sebaliknya, bagaimana menjadi orang yang selalu beruntung??
- Bagaimana mendapatkan semua yang kita inginkan? Badan yang sehat, harta melimpah, rumah megah, mobil mewah, karir wah, keluarga bahagia dan sebagainya.
- Bagaimana mengatasi masalah "besar pasak daripada tiang" sekali dan selamanya?
- Dari jutaan kata bahasa Indonesia, ada beberapa kata yang bila Anda pakai akan mematikan kesuksesan Anda. Apa sajakah itu?
- Ada paling tidak 3 hal yang selama ini salah kaprah diterapkan jutaan manusia secara terbalik, yang membuat kesuksesan hidup sulit menghampiri mereka. Apa saja itu? Jangan sampai Anda terjebak dalam kesalahan yang sama. Repotnya, kalau hidup Anda terasa tidak memuaskan juga hingga saat ini, mungkin Anda juga terjebak ketiga kesalahan sukses fatal ini.
- Apa saja Hukum Universal yang mempengaruhi semua aspek kehidupan kita dan bagaimana kita memanfaatkannya untuk mendapatkan kesuksesan hidup yang luar biasa?
- Bagaimana memastikan agar kesehatan, keharmonisan hidup, kebahagiaan, keseimbangan mental, cinta, kebijaksanaan, kemakmuran, hidup yang penuh makna dan sebagainya selalu berada dalam hidup Anda tanpa perlu dikejar-kejar.
- Jutaan orang di dunia sudah membaca atau menonton "the Secret" yang terbit beberapa tahun lalu, tetapi yang terjadi tidak lama sesudah itu justru bukan kondisi yang makin membaik di dunia. Krisis ekonomi, resesi, wabah flu babi, dan kemiskinan meraja lela di mana-mana. Apa yang salah? Apakah the Law of Attraction tidak bekerja? Atau adakah sesuatu yang "kita" (umat manusia) lewatkan sehingga dunia seperti ini keadaannya?
Jadi jangan tunda lagi. Hidup ini indah. Kekayaan Tuhan tersedia di mana-mana untuk kita nikmati. Tetapi, bila Anda tidak merasa mendapat bagian yang adil dari kekayaan Tuhan ini, maka telusuri situs Kunci Sukses Hidup kami.
Tiap halamannya dirancang untuk mengajarkan rahasia sukses setuntas dan segamblang mungkin. Kunci sukses hidup yang dijabarkan dengan bahasa sederhana disertai contoh dan ilustrasi yang mudah dicerna.
“ Ada ribuan situs tentang sukses dan the Law of Attraction, tetapi tidak ada yang mengajarkan cara menerapkan LOA sepraktis dan sesederhana ini. Sistem sukses total benar-benar unik. Dirancang pas untuk kita orang Indonesia. ” --- Hari, Jakarta.
Kunci sukses hidup yang kami ajarkan di sini sangat ampuh dan teruji efektif membantu jutaan manusia meningkatkan kesejahteraan hidup, kebahagiaan serta kepuasan hidup mereka. Sudah saatnya Anda bergabung dengan mereka yang sudah sukses total tersebut. Tahukah Anda, kunci sukses hidup yang kami ajarkan di website ini sebenarnya sudah sangat tua usianya? Jurus-jurus sukses tersebut didasarkan pada hukum-hukum Universal/Semesta (Universal Laws) yang diciptakan-Nya seiring penciptaan jagad raya ini. Dan semua hukum ini berlaku tetap dan mengikat semua, siapa saja. Tanpa kecuali.
Karenanya, mereka yang sukses seribu tahun lalu, menerapkan kunci sukses hidup yang sama dengan yang digunakan mereka yang sukses saat ini atau nanti, meskipun mereka mungkin tidak mengetahuinya.
Kelimpahan dalam Hidup
(image copyrighted by:
www.lawofattractionecards.com)
Padahal, prinsip dasar menikmati hidup sukses itu mudah, sederhana dan sangat ampuh, sehingga, tidak ada alasan untuk siapapun untuk tidak bisa sukses dalam hidup mereka.
Sudah saatnya mimpi Anda terwujud. Tidak peduli kondisi di luar sana sedang krisis, resesi atau apa. Kesuksesan Anda tidak perlu terpengaruh oleh hal-hal tersebut, karena Anda telah memiliki "Kunci Sukses Hidup" itu.
Semua manusia terlahir dengan telah dibekali semua yang mereka butuhkan untuk bisa menikmati hidup yang dikaruniakan-Nya ini.
Anda bisa sukses total. SuksesTotal.com ada untuk membantu Anda. (Anda menemukan website tentang kunci sukses hidup ini bukanlah suatu kebetulan. Tuhan telah menggariskannya.) Jadi, telusuri website "Kunci Sukses Hidup" kami ini, baca materi-materinya, pahami, dan yang terpenting TERAPKAN. Bila Anda terapkan dengan benar semua Kunci Sukses Hidup yang diajarkan website ini, maka kesuksesan Anda dijamin oleh hukum semesta (Universal Laws).
Silahkan mulai dengan kunci sukses hidup Anda yang pertama, yaitu mengetahui apa yang Anda cari. Apa definisi sukses itu?
Semua manusia sudah punya bekal hidup
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
Hampir semua orang bisa mengemudi dengan mudah, tetapi mengemudi dengan aman sangatlah tidak mudah, bany...
-
KURSUS MENGEMUDI TERMURAH DAN BERKUALITAS. HANYA 350 RIBU SAJA SAMPAI BISA...MURAH POLLL..!! 1. Armada MObil Belajar : Avanza,Xenia,Ayla,Dat...
